Header Ads

Header ADS

Hikmah Beriman Kepada Malaikat


Kultum Ramadhan: Hikmah Beriman Kepada Malaikat

Muhamad Fikri Aththoriq, S.Pd

Anggota Majelis Tabligh PCM Blimbing, Guru SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ، وَلَا عُدْوَانَ إِلَّا عَلَى الظَّالِمِينَ.
وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا وَحَبِيبِنَا مُحَمَّدٍ، أَرْسَلَهُ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ، وَعَلَىٰ أَزْوَاجِهِ وَآلِهِ وَأَصْحَابِهِ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ .أَمَّا بَعْدُ

 

Jamaah sekalian yang dimuliakan Allah,

Pernahkah kita merenung bahwa setiap detik dalam hidup kita, ada makhluk-makhluk mulia yang selalu mengawasi? Makhluk yang tidak terlihat oleh mata kita, namun selalu hadir:

    1. mencatat setiap ucapan kita,
    2. menjaga kita dari bahaya,
    3. mengaminkan doa-doa kita,
    4. memohonkan ampunan untuk kita,
    5. kelak akan bertanya kepada kita di alam kubur.

Merekalah para malaikat, makhluk suci yang tidak pernah bermaksiat, tidak pernah lelah, dan tidak pernah menunda ketaatan kepada Rabb-nya.

Pada kesempatan kali ini, mari kita renungkan bersama: Apa hikmah beriman kepada malaikat? Dan bagaimana keyakinan ini dapat mengubah cara kita menjalani hidup?

Makna Iman kepada Malaikat

Buya Yunahar Ilyas dalam Kuliah Aqidah Islam menulis, “Iman kepada malaikat adalah salah satu dari rukun iman yang tidak boleh sedikit pun bercampur dengan keraguan. Ia termasuk dalam pengertian al-birru (kebajikan)”.

Iman kepada malaikat berarti meyakini dengan pasti bahwa malaikat adalah makhluk Allah  yang diciptakan dari cahaya, selalu taat, dan diberikan tugas-tugas khusus. Dalam QS. At-Tahrīm [66] ayat 6 Allah  berfirman,

﴿ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Mereka tidak pernah mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Dalam hadis Riwayat Imam Muslim, dari Aisyah RA, ia berkata bahwa Rasulullah  bersabda,

"خُلِقَتِ المَلائِكَةُ مِن نُورٍ، وخُلِقَ الجانُّ مِن مَارِجٍ مِن نَارٍ، وخُلِقَ آدَمُ مِمَّا وُصِفَ لَكُم"

Para malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah disebutkan kepada kalian.

 

Kultum Ramadhan: Perusak Amalan di Bulan Ramadhan


Jama’ah yang dirahmati Allah,

Hikmah-hikmah Beriman Kepada Malaikat

Allah  memiliki nama Al-Hakim, yang artinya Maha Bijaksana, maka bukti bahwa kita mengimani nama Allah  tersebut adalah kita yakin bahwa Allah  memerintahkan beriman kepada para malaikatnya bukanlah suatu hal yang sia-sia dan tidak ada manfaatnya. Maka berikut secuil hikmah yang dapat kita ambil dari beriman kepada para malaikat Allah 

 

1.  Menumbuhkan Rasa Diawasi Allah

Tentunya sebagai seorang mukmin hendaknya selalu merasa diawasi oleh Allah  karena mengimani nama Allah al Bashiir yang Maha Melihat. Tak lupa bahwa Allah  juga memiliki pasukan malaikat yang senantiasa mengawasi setiap gerak gerik dan ucapan kita, yang Allah sebutkan dalam firman-Nya dalam QS. Qāf [50] ayat 18,

﴿ مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ 

Tidak ada satu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada malaikat pengawas yang selalu siap mencatat.”

 

2.  Mendorong untuk Rajin Beramal Shalih

Biasanya seseorang membutuhkan motivator dan mentor untuk menjadi penyemangat dalam sebuah aktifitasnya, maka Allah  pun siapkan para malaikat untuk senantiasa mendorong kita menuju kebaikan, di antara bentuk nyata dari dukungan para malaikat terhadap manusia untuk melakukan kebajikan adalah sebagaimana disebutkan dalam hadis Riwayat Abu Dawud, dan Tirmidzi, Rasulullah  bersabda,

وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضًا بِمَا يَصْنَعُ

Sesungguhnya para malaikat benar-benar membentangkan sayap-sayapnya bagi penuntut ilmu karena ridha terhadap apa yang ia lakukan.”

Juga dalam hadisnya yang lain pada riwayat Tirmidzi no. 2685, Rasulullah bersabda,

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ

Sesungguhnya Allah, para malaikat, penghuni langit dan bumi, benar-benar bershalawat (mendoakan) kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.”

Dan masih banyak dalil-dalil yang menunjukkan hal tersebut.

 

3.  Menghadirkan Rasa Tenang karena Dijaga

Allah juga siapkan para malaikat yang berfungsi untuk menjaga dan melindungi hamba-Nya dari mara bahaya, dalam QS. Ar-Ra'd [13] ayat 11, Allah  berfirman,

﴿ لَهُ مُعَقِّبَاتُ مِنْ بَيْنِ يَديْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُوْنَهُ مِنْ أَمْرِ اللهِ ﴾

Baginya ada para malaikat penjaga dari arah depan dan belakangnya yang menjaganya atas perintah Allah.

 

4.  Membuat Kita Siap Menghadapi Akhirat

Dalam QS. Fussilat [41] ayat 30, Allah  berfirman,

﴿ إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ ﴾

Sesungguhnya orang-orang yang berkata: ‘Rabb kami adalah Allah,’ lalu mereka istiqamah, maka para malaikat akan turun kepada mereka (saat kematian) seraya berkata: ‘Jangan takut, jangan bersedih, dan bergembiralah dengan surga yang dijanjikan untuk kalian.’”

Maka orang yang beriman kepada malaikat akan (1) menjaga keistiqamahan, (2) mempersiapkan amal demi husnul khatimah, (3) berharap kabar gembira dari malaikat saat kematian. Dengan demikian, kita akan siap menghadapi akhirat.

 

5.  Menumbuhkan Syukur atas Besarnya Kasih Sayang Allah

Berikut ayat yang menunjukkan bahwa malaikat adalah tentara rahmat Allah, di antaranya dalam  QS. Fathir [35] ayat 1, Allah  berfirman,

﴿ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۚ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

(Allah adalah) yang menjadikan para malaikat sebagai para utusan (yang memiliki) sayap-sayap, Allah menambahkan dalam ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki.

Malaikat adalah utusan Allah untuk membawa wahyu, rahmat, pertolongan, dan kebaikan. Mengetahui hal ini menumbuhkan rasa syukur karena Allah mengatur makhluk yang menjaga dan menyampaikan rahmat-Nya kepada kita.

Juga dalam QS. Al-Anbiya’[21] ayat 28 Allah  berfirman,

﴿وَيَسْتَغْفِرُونَ لِمَنْ فِي الْأَرْضِ

Dan mereka (para malaikat) memohonkan ampun bagi orang-orang di bumi.”

Malaikat memintakan ampun untuk manusia, ini adalah karunia besar dari Allah, sehingga mempelajari hal ini membuat seorang mukmin semakin bersyukur.

 

Jamaah yang dirahmati Allah,

Setelah kita mengetahui bahwa setiap langkah kita disaksikan malaikat, setiap amal dicatat, setiap doa diaminkan, dan setiap detik kita dijaga, masih pantaskah kita bermaksiat?

Iman kepada malaikat seharusnya membuat kita (1) lebih takut kepada Allah, (2) lebih rajin beribadah, (3) dan lebih tenang menjalani hidup.

Kita tidak pernah sendirian. Di setiap sisi dari hidup kita selalu ada para malaikat Allah yang senantiasa mengawasi dan menjaga serta mendoakan dan memohonkan ampunan untuk kita.

اللَّهُمَّ ثَبِّتْ إِيمَانَنَا بِمَلَائِكَتِكَ، وَاجْعَلْنَا عِبَادًا تَحْتَ رِقَابَتِكَ، نَخْشَاكَ خَوْفًا صَادِقًا وَنَرْجُو رَحْمَتَكَ، وَثَبِّتْ إِيمَانَنَا إِلَى آخِرِ الْحَيَاةِ.

وَاللَّهُ تَعَالَى أَعْلَمُ وَأَحْكَمُ بِالصَّوَابِ.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Zemdega. Diberdayakan oleh Blogger.