Rukun Puasa
Rukun
Puasa
Tuntunan Ibadah Ramadhan (5)
KH. Sholakhuddin Sirizar, Lc, M.A
Direktur Pondok
Pesantren Modern Imam Syuhodo
Puasa memiliki dua
rukun yang harus dipenuhi oleh setiap orang yang berpuasa, yaitu:
1. Niat
Niat adalah keinginan
hati untuk berpuasa karena ingin melaksanakan perintah Allah ﷻ dan mendekatkan diri
kepada-Nya (taqarrub).
Hal ini sesuai dengan
firman Allah ﷻ dalam surah Al-Bayyinah:
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا
لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ...
“Padahal
mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta`atan
kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus…” (QS. Al Bayyinah: 5)
Dan juga sabda Nabi ﷺ
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ
بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى ... (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)
“Sesungguhnya
setiap amal itu ada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan apa yang
diniatkannya...” (Muttafaqun 'Alaih)
Dan niat tersebut harus
dilakukan pada malam hari (waktu dimulai sejak tenggelamnya matahari hingga
sebelum terbit fajar).
Hal ini sesuai dengan sabda
Nabi ﷺ, yang diriwayatkan dari Hafshah
Radhiallahu ‘Anhuma, istri beliau:
مَنْ لَمْ يَجْمَعِ
الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ (رَوَاهُ أَصْحَابُ
السُّنَنِ وَأَحْمَدُ)
“Barang
siapa yang tidak mengumpulkan (berniat) puasa sebelum fajar, maka puasa
tersebut tidak sah baginya.” (HR. Ashab As Sunan dan Ahmad)
Niat sebelum
terbitnya fajar khusus untuk puasa wajib, sedang untuk puasa sunnah niat boleh
dilakukan di siang hari asalkan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Hal ini sesuai dengan
riwayat dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anhuma, beliau berkata, Suatu hari
Nabi ﷺ masuk ke
rumahku, lalu bertanya: 'Apakah kamu memiliki sesuatu (makanan atau minuman)?'
Maka aku, (‘Aisyah Radhiallahu ‘Anhuma) menjawab: 'Tidak.' Lalu beliau
bersabda,
فَإِنِّي إِذَنْ صَائِمٌ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)
“Kalau begitu, aku berpuasa saja.” (HR. Muslim)
2.
Imsak
Yaitu menahan diri
dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum dan berhubungan
seksual, yang dimulai sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.
Hal itu sesuai dengan
firman Allah ﷻ dalam surah Al Baqarah: 187
… فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ
لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ
مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى
اللَّيْلِ …
…Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam…
Tidak ada komentar