Keutamaan dan Manfaat Puasa
Keutamaan dan Manfaat Puasa
Tuntunan Ibadah Ramadhan (2)
KH. Sholakhuddin Sirizar, Lc, M.A
Direktur Pondok Pesantren Modern Imam Syuhodo
Puasa
merupakan salah satu bentuk ketaatan yang sangat mulia untuk mendekatkan diri
kepada Allah ﷻ.
Setiap Muslim yang melaksanakannya dengan cara yang benar sesuai syari’ah,
pahalanya tidak terbatas, karena melalui puasa, dosa-dosa yang telah lalu dapat
terhapus.
Dengan
puasa, seorang hamba juga akan terhindar dari api neraka dan berkesempatan
masuk ke surga melalui pintu khusus yang disediakan Allah ﷻ bagi orang yang berpuasa. Selain itu,
puasa memberikan kesempatan bagi setiap hamba untuk lebih dekat dan bertemu
dengan Allah ﷻ.
Semua
keutamaan ini dapat diketahui melalui hadits-hadits berikut:
Dari
Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
قَالَ اللَّهُ ﷻ: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ، إِلَّا الصِّيَامَ
فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ
صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ، فَإِن سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ
قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ. وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ
بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِن رِيحِ الْمِسْكِ.
لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا: إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ، وَإِذَا لَقِيَ
رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ. )رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ(
Allah
ﷻ berfirman: “Setiap amal yang dilakukan
oleh Bani Adam untuknya, kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku, dan
Aku-lah yang akan memberi pahala kepadanya. Puasa itu adalah tameng. Maka
apabila telah datang saatnya berpuasa bagi kalian, janganlah berkata keji dan
kotor, dan janganlah berteriak-teriak atau berselisih. Jika ada yang memakinya
atau memusuhinya, hendaknya ia berkata: ‘Sesungguhnya saya sedang berpuasa.’ Demi
Allah yang jiwa Muhammad ﷺ
berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah
daripada bau minyak kasturi (wangi). Orang yang berpuasa memiliki dua
kebahagiaan: ia berbahagia ketika berbuka dan berbahagia ketika bertemu Rabbnya
dengan puasanya.” (HR. Al-Bukhari)
Dari Abu Hurairah radhiallahu
‘anhu dari Nabi ﷺ bersabda:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا
غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِن ذَنْبِهِ، وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا
وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِن ذَنْبِهِ. )رَوَاهُ
الْبُخَارِيُّ(
“Siapa
saja yang bangun (beribadah) di saat Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan
keikhlasan, diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu. Dan siapa saja yang
berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, diampunilah dosa-dosanya
yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari)
Dari Sahl radhiallahu ‘anhu
dari Rasulullah ﷺ
bersabda:
إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ،
يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ
غَيْرُهُمْ، يُقَالُ: أَيْنَ الصَّائِمُونَ؟ فَيَقُومُونَ، لَا يَدْخُلُ مِنْهُ
أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ. )رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ(
“Sesungguhnya di dalam surga ada
sebuah pintu yang disebut Ar Rayyan, masuk melaluinya pada hari kiamat,
orang-orang yang berpuasa. Dan selain mereka tidak ada satupun yang bisa masuk.
Dikatakan: Mana orang-orang yang berpuasa? Maka merekapun berdiri (memasukinya),
tidak bisa masuk selain mereka, dan apabila mereka telah masuk semua, pintunya
tertutup, tidak ada satupun yang bisa memasukinya.” (HR. Al-Bukhari)
Di
antara manfaat spiritual puasa adalah membiasakan seseorang untuk bersabar
serta menguatkan ketahanan dirinya. Puasa juga melatih pengendalian diri,
membantu menahan hawa nafsu, serta menumbuhkan dan mengembangkan sifat takwa
dalam diri.
Terlebih
lagi, sifat takwa merupakan tujuan utama diwajibkannya puasa. Allah ﷻ
berfirman:
ياٰأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ
الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Hai
orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana
diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa.” (QS. Al
Baqarah: 183)
Di
antara manfaat sosial puasa adalah membiasakan umat Islam untuk hidup teratur
dan disiplin, mempererat persatuan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap
keadilan dan persamaan. Puasa juga membentuk rasa kasih sayang, mendorong
akhlak yang mulia, serta melindungi masyarakat dari berbagai bentuk keburukan
dan kerusakan.
Adapun di antara manfaat kesehatannya, puasa membantu membersihkan saluran pencernaan, memperbaiki fungsi lambung, mengeluarkan racun dan kotoran dari dalam tubuh, serta membantu mengurangi kelebihan berat badan.
Tidak ada komentar