Header Ads

Header ADS

SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Gelar Cek Kesehatan Gratis Siswa, Deteksi Dini Risiko Anemia


POLOKARTO — SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo bekerjasama dengan Puskesmas Polokarto menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh siswa di lingkungan sekolah pada Jumat (7/8/2026). Program skrining kesehatan berkala ini menyasar pemeriksaan fisik secara menyeluruh guna memastikan kondisi kebugaran serta kesiapan fisik siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Gelar CKG ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendukung program pemerintah untuk memantau tumbuh kembang dan kesehatan anak usia sekolah secara intensif.


Jangkau Pemeriksaan Fisik Lengkap

Selama kegiatan berlangsung, tim medis dari Puskesmas Polokarto memeriksa status gizi siswa melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan. Selain itu, petugas kesehatan juga melakukan skrining pada mata, telinga, gigi, tekanan darah, hingga potensi risiko anemia pada seluruh peserta didik putra maupun putri.

Rangkaian pemeriksaan tersebut berjalan tertib dan lancar. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan pemeriksaan yang diselenggarakan oleh tim medis di lokasi acara.


Edukasi Kesehatan dan Rujukan Medis

Kepala SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo, Muhammad Fatkhul Hajri, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala bagi kelancaran proses pembelajaran peserta didik di sekolah.

"Kesehatan fisik dan mental peserta didik merupakan fondasi utama bagi mereka untuk menuntut ilmu secara maksimal. Melalui pemeriksaan berkala ini, kami ingin memastikan setiap anak tumbuh dalam kondisi optimal," ujar Fatkhul Hajri.

Hasil rekam medis fisik individu langsung dibagikan kepada para siswa dalam bentuk kartu kesehatan resmi dari Puskesmas Polokarto untuk diteruskan kepada orang tua murid.

Humas SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo, Ambar Sari, S.Pd., M.Pd., mengimbau para orang tua murid agar segera menindaklanjuti catatan rujukan medis yang tertera pada lembar rekam medis fisik tersebut.

Ambar Sari menyampaikan bahwa pihak sekolah memohon kerja sama penuh orang tua untuk mencermati catatan rujukan atau rekomendasi khusus dari tim medis. Jika terdapat catatan rujukan, sekolah sangat menyarankan orang tua agar segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat atau dokter keluarga demi pencegahan dini.


Wujudkan Lingkungan Belajar Sehat

Program kolaborasi kesehatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif antara pihak sekolah, tenaga medis, dan orang tua dalam menjaga kualitas kesehatan anak. Monitoring kesehatan secara rutin menjadi langkah preventif yang strategis untuk mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berprestasi.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Zemdega. Diberdayakan oleh Blogger.